TIMES PONOROGO, JAKARTA – Panggung GOR Voli Indoor Sport Center Sumut akan memanas pada Minggu (18/1/2026) siang. Dua kekuatan utama bola voli putri Indonesia, Jakarta Pertamina Enduro (JPE) dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, akan saling bentrok dalam laga pekan kedua Proliga 2026.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan poin, melainkan pembuktian siapa yang paling layak menduduki singgasana klasemen sementara.
Jakarta Pertamina Enduro datang dengan predikat juara bertahan yang haus kemenangan. Di bawah asuhan pelatih asal Turki, Bulent Karslioglu, JPE masih mengandalkan sosok "Megatron" Megawati Hangestri Pertiwi. Penampilan Megawati sejauh ini tergolong sangat stabil, menjadi motor serangan utama yang sulit diredam oleh blok lawan.
Kekuatan JPE musim ini semakin menakutkan dengan kehadiran duet legiun asing, Iana Shcherban dan Wilma Salas. Kombinasi power dari Salas dan kecerdikan Shcherban dalam menempatkan bola memberikan variasi serangan yang memaksa lawan bekerja ekstra keras di lini pertahanan.
Di sisi lain, Gresik Phonska Plus yang kini dipoles pelatih bertangan dingin Alessandro Lodi, tampil bak monster di awal musim ini. Dari dua laga yang telah dijalani, Medi Yoku dan kawan-kawan belum kehilangan satu set pun. Kemenangan telak 3-0 atas raksasa Jakarta Popsivo Polwan di pertandingan terakhir menjadi sinyal bahaya bagi JPE.
Lini tengah mereka sangat solid dengan kehadiran Shella Bernadheta dan Geoffany Eka. Sementara itu, dua pemain asing mereka, Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko, terbukti menjadi kunci sukses skema offensive Lodi yang agresif dan cepat.
Bulent Karslioglu kemungkinan besar akan menginstruksikan anak asuhnya untuk mematikan pergerakan Medi Yoku sejak bola pertama. Jika JPE berhasil merusak receive Gresik Phonska, maka alur bola cepat Alessandro Lodi akan terhambat.
Namun, Alessandro Lodi dikenal sebagai pelatih yang gemar melakukan rotasi pemain bertahan (defensive specialist) pada momen krusial. Strategi ini sangat efektif saat mengalahkan Popsivo, di mana pertahanan Gresik sulit ditembus meski ditekan habis-habisan.
Prediksi Pertandingan
Laga ini diprediksi akan berjalan ketat dan kemungkinan besar akan berlangsung lebih dari tiga set. JPE memiliki keunggulan dalam hal mentalitas juara dan kematangan individu seperti Megawati. Namun, Gresik Phonska Plus memiliki momentum dan kepaduan tim yang luar biasa saat ini.
Apakah konsistensi Megatron mampu meruntuhkan tembok kokoh Shella Bernadheta dkk, ataukah taktik Alessandro Lodi kembali memakan korban tim raksasa?
Hari terakhir pekan kedua seri Medan Proliga 2026, akan tersaji dua big match menarik. Selain JPE melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di sektor putri, juga ada big match klasik antara Jakarta LavAni Transmedia versus Jakarta Bhayangkara Presisi. Dan ditutup pertandingan yang tak kalah seru tuan rumah Medan Falcons versus Jakarta Electric PLN (JEP). (*)
| Pewarta | : M. Marhaban |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |