Pembangunan Jembatan Masuk Fase Finishing, Satgas TMMD ke-129 Ponorogo Kini Fokus Bangun Talud Jalan
Langkah ini diambil untuk memastikan kelayakan serta keamanan struktur jalan penghubung, mengingat talud memiliki peran vital dalam mencegah erosi dan tanah longsor saat debit air meningkat.
PONOROGO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Bulu Lor Kabupaten Ponorogo terus menunjukkan progres signifikan.
Setelah fisik utama jembatan penghubung antara Dukuh Bibis dan Dukuh Gupit, Desa Bulu Lor, memasuki fase penyelesaian akhir, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0802 Ponorogo mengalihkan fokus pengerjaan.
Bersama masyarakat setempat, kini fokus Satgas TMMD diarahkan pada pembuatan talud penahan jalan di sisi kanan dan kiri akses jembatan tersebut.
Langkah ini diambil untuk memastikan kelayakan serta keamanan struktur jalan penghubung, mengingat talud memiliki peran vital dalam mencegah erosi dan tanah longsor saat debit air meningkat.
Anggota Satgas TMMD dari Yonif TP 934 SBY bersama warga kedua Dukuh, yang dikoordinir Sukadi, Kasun Desa Bulu Lor, terus bersinergi.
Menurut Sukadi, gotong royong lintas sektor dan partisipasi aktif warga menjadi kunci utama cepatnya akselerasi pembangunan infrastruktur fisik di lapangan.
"Progres jembatan sudah mencapai tahap finishing. Agar akses jalan penunjang di kedua sisi jembatan kokoh dan aman dilalui kendaraan, hari Kamis (6/8/2026), kami bersama Satgas TMMD fokus memperkuat konstruksi talud jalan di bagian kanan dan kiri," ujarnya.
Kehadiran jembatan beserta talud penahan ini diproyeksikan bakal menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga Dukuh Bibis dan Dukuh Gupit.
Selama ini, keterbatasan akses fisik kerap menjadi kendala harian masyarakat, baik untuk kegiatan perekonomian, pertanian, maupun akses pendidikan anak-anak sekolah.
Keterlibatan warga lokal dalam pengerjaan talud tampak begitu padu. Suasana gotong royong terpancar dari aksi bahu-membahu antara personel TNI dan masyarakat yang mengangkut batu kali hingga mengaduk material semen sejak pagi hari.
Sukadi juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi prajurit TNI yang tak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga membakar kembali semangat keswadayaan warga.
"Kami sangat bersyukur. Pembangunan jembatan dan talud ini adalah impian lama warga dua dukuh. Ketika infrastruktur ini rampung total, distribusi hasil pertanian dipastikan jauh lebih lancar dan hemat waktu," ungkapnya.
Dengan selesainya penataan talud dalam beberapa hari ke depan, rangkaian pengerjaan akses penyeberangan antardukuh ini ditargetkan siap beroperasi penuh dan diserahterimakan tepat waktu sesuai agenda closing TMMD ke-129. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

