Resmi Dimulai, Rangkaian Peringatan Hari Jadi Ponorogo ke-530 Mengusung Tema 'Sekar Kinanti Wening Daya'
Peringatan tahun ini dirancang bukan sekadar sebagai perayaan rutin, melainkan menjadi panggung artikulasi budaya, gairah kreativitas, serta simbol kebersamaan masyarakat Ponorogo.
PONOROGO – Kabupaten Ponorogo kembali menyongsong usia yang ke-530 pada tahun 2026 ini.
Mengangkat narasi besar 'Sekar Kinanti Wening Daya', peringatan tahun ini dirancang bukan sekadar sebagai perayaan rutin, melainkan menjadi panggung artikulasi budaya, gairah kreativitas, serta simbol kebersamaan masyarakat Bumi Reog.
Sinergi nilai-nilai historis dan harapan masa depan tersebut akan diterjemahkan secara konkret melalui maraton agenda budaya, keagamaan, pameran ekonomi kreatif, hingga panggung hiburan rakyat.
Spirit perayaan ke-530 ini resmi digulirkan melalui pembukaan Ponorogo Creative Festival yang berlangsung semarak di kawasan depan Paseban Alun-alun Ponorogo, Selasa (4/8/2026) malam.
Gelaran yang menjadi penanda dimulainya rangkaian Hari Jadi Kabupaten Ponorogo tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat hari, yakni pada 4 hingga 7 Agustus 2026.
Sejak petang hingga malam hari, masyarakat disuguhkan parade karya kreatif lokal, pergelaran seni tradisi dan modern, panggung musik, hingga deretan stan kuliner khas yang memanjakan pengunjung.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengapresiasi tinggi antusiasme masyarakat dan para pelaku industri kreatif yang terlibat sejak hari pertama pembukaan festival. Menurutnya, Ponorogo Creative Festival adalah cerminan nyata dari tema besar yang diusung tahun ini.
"Tema Sekar Kinanti Wening Daya, adalah kompas moral dan energi kita bersama. Melalui Ponorogo Creative Festival ini, kita menyaksikan bagaimana potensi kebudayaan dan kreativitas warga Ponorogo mampu berpadu menciptakan daya dorong ekonomi yang luar biasa," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa peringatan Hari Jadi ke-530 ini harus menjadi momentum perenungan sekaligus batu loncatan untuk membangun Ponorogo yang lebih mandiri dan berdaya saing.
"Peringatan usia ke-530 ini milik seluruh warga. Saya berharap rangkaian acara religi, budaya, hingga hiburan yang sudah disiapkan dapat mempererat tali silaturahmi, menjaga kearifan lokal, serta memantik pertumbuhan ekonomi masyarakat secara luas," tuturnya optimis.
Pemerintah Kabupaten Ponorogo mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk turut meramaikan dan menjaga ketertiban selama rangkaian peringatan Hari Jadi ke-530 berlangsung. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

