AVC Women's Volleyball Cup 2026: Jadi Underdog, Timnas Voli Putri Siap Habis-habisan Lawan Vietnam
Setelah dipaksa menyerah telak oleh Kazakhstan, skuad Garuda Pertiwi kini harus menyandang status underdog saat ditantang raksasa Asia Tenggara, Vietnam.
JAKARTA – Ujian berat kembali menghadang langkah Timnas voli putri Indonesia dalam lanjutan turnamen AVC Women's Volleyball Cup 2026.
Setelah dipaksa menyerah dengan skor telak 3-0 oleh Kazakhstan pada laga Minggu (7/6) kemarin, skuad Garuda Pertiwi kini harus menyandang status underdog saat ditantang raksasa Asia Tenggara, Vietnam, pada Senin (8/6) sore ini.
Atmosfer Candon City Arena, Filipina, diprediksi bakal menjadi panggung yang sarat tekanan bagi Medy Yoku dan kolega.
Sebagai juara bertahan turnamen, Vietnam di atas kertas jauh lebih diunggulkan dan diyakini tidak akan menyia-nyiakan momentum untuk mengamankan kemenangan mutlak atas Indonesia.
Melihat komposisi pemain yang diturunkan, Vietnam menjelma menjadi kekuatan yang sangat sulit dibendung.
Skuad asuhan Nguyen Tuan Kiet masih bertumpu pada bintang dunia mereka, Tran Thi Thanh Thuy. Kehadiran outside hitter jangkung ini dipastikan bakal merepotkan lini pertahanan dan blok-blok yang dibangun armada Indonesia.
Perbedaan jam terbang dan kedalaman skuad menjadi faktor utama mengapa Indonesia kurang diunggulkan pada laga sore nanti. Kendati demikian, status non-unggulan justru bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Merah Putih untuk tampil lepas tanpa beban.
Menyikapi kekalahan dari Kazakhstan dan laga krusial kontra Vietnam, juru taktik Timnas voli putri Indonesia, Marcos Sugiyama, mengakui bahwa timnya langsung melakukan evaluasi kilat. Ia menekankan pentingnya transisi permainan dan penguatan mental bertanding.
"Kekalahan kemarin (lawan Kazakhstan) memberikan pelajaran berharga bagi pemain muda kami. Menghadapi Vietnam yang merupakan juara bertahan, kami jelas menjadi underdog. Namun, dalam olahraga tidak ada yang mustahil," ujar Marcos Sugiyama, Senin (8/6/2026).

"Fokus utama sore ini adalah memperbaiki koordinasi block dan receive. Vietnam punya serangan yang sangat cepat melalui Thanh Thuy. Saya meminta anak-anak untuk bermain disiplin dan menikmati setiap reli tanpa perlu terbebani oleh status lawan," tambah pelatih asal Brasil tersebut.
Senada dengan sang pelatih, kapten Timnas voli putri Indonesia, Medy Yoku, menegaskan bahwa seluruh penggawa Garuda Pertiwi tidak akan gentar sedikit pun dengan nama besar Vietnam.
"Kami tahu Vietnam adalah tim kuat dan mereka datang dengan status juara bertahan. Tapi kami ke Filipina bukan untuk menyerah begitu saja. Setelah hasil mengecewakan kemarin, kami sudah sepakat untuk bangkit bersama," tegas Medy.
"Sebagai kapten, saya meminta teman-teman untuk tampil habis-habisan. Kami akan berjuang memperebutkan setiap poin dan mencoba meredam agresivitas mereka sejak awal set," tukas hitter andalan Indonesia tersebut.
Laga sarat gengsi antara Indonesia melawan Vietnam dijadwalkan berlangsung sore ini. Hasil pertandingan ini akan menjadi indikator penting sejauh mana kesiapan skuad muda Indonesia dalam bersaing di level tertinggi bola voli Asia.
Prediksi Susunan pemain
Indonesia: Medy Yoku, Tisya Amallya, Chelsa Berliana,Ersandrina Devega,Arsela Nuari, Indah Guretno.
Vietnam: Thi Thanh Thui, Thi Uyem,Thi Yen Nhi,Le Thanh Thui,Khan Dhong,Vi Thi Nhu Quynh,Le Nhu Anh. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

