https://ponorogo.times.co.id/
Wisata

Macet Parah 2 Km! Monumen Reog 126 Meter Jadi Magnet Wisata Baru Ponorogo di Awal 2026

Kamis, 01 Januari 2026 - 20:01
Antusiasme Tak Tergoyahkan! Ribuan Wisatawan Serbu Monumen Reog Ponorogo di Tengah Isu OTT Bupati Monumen Reog di Sampung menjadi ikon wisata baru di Ponorogo. (Foto:Nuryasin/TIMES Indonesia)

TIMES PONOROGO, PONOROGO – Meski diterpa kabar miring terkait isu Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret nama Bupati Ponorogo, antusiasme masyarakat terhadap ikon baru Bumi Reog tak tergoyahkan. Monumen Reog yang menjulang setinggi 126 meter resmi menjadi primadona wisata baru pada awal tahun 2026.

Pantauan TIMES Indonesia di lapangan pada Kamis (1/1/2026), kemegahan monumen yang digadang-gadang mengalahkan tinggi patung Garuda Wisnu Kencana ini menyedot perhatian belasan ribu pasang mata. Tercatat, tidak kurang dari 5.000 wisatawan dari berbagai daerah memadati kawasan yang terletak di Kecamatan Sampung tersebut sejak pagi hari.

​Lonjakan pengunjung yang luar biasa ini mengakibatkan akses utama menuju Kecamatan Sampung mengalami kemacetan parah. Antrean kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, mengular hingga hampir 2 kilometer. Petugas kepolisian dan dinas perhubungan tampak bekerja ekstra keras untuk mengurai kepadatan di titik-titik krusial menuju area parkir monumen.

​Fenomena ini membuktikan bahwa daya tarik visual dan nilai kultural Monumen Reog memiliki daya pikat yang melampaui hiruk-pikuk isu politik yang sedang berkembang di pusat pemerintahan kabupaten Ponorogo.

​Di balik kemacetan dan keramaian tersebut, para pelaku UMKM lokal meraup untung besar. Salah satunya adalah Sumarno, warga asli Sampung yang kini beralih profesi menjadi pedagang suvenir dan pernak-pernik khas Ponorogo di area lingkar monumen.

"Alhamdulillah, Mas. Sejak pagi tadi pembeli tidak berhenti datang. Meskipun di berita-berita lagi ramai soal masalah hukum di kabupaten, tapi bagi kami yang penting monumen ini ramai. Orang-orang ingin lihat langsung patung setinggi ini," ujar Sumarno sembari melayani pembeli.

Sumarno menambahkan bahwa kehadiran monumen ini mengubah wajah ekonomi warga sekitar yang sebelumnya hanya mengandalkan sektor pertanian dan pertambangan batu kapur.

​Kehadiran Monumen Reog setinggi 126 meter ini memang sejak awal diproyeksikan sebagai pendongkrak sektor pariwisata bertaraf internasional. Meski bayang-bayang kasus hukum sedang membayangi eksekutif daerah, realita di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat lebih fokus merayakan hadirnya simbol budaya baru yang megah di awal tahun 2026 ini.

Pewarta : M. Marhaban
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Ponorogo just now

Welcome to TIMES Ponorogo

TIMES Ponorogo is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.