Resmikan Gedung Gus Dur RSU Muslimat Ponorogo, Ini Pesan Gubernur Khofifah
Peresmian ini membuktikan peta jalan penguatan layanan kesehatan berbasis organisasi kemasyarakatan di Jawa Timur yang kembali menorehkan capaian penting.
PONOROGO – Gubernur Jatim (Jawa Timur) Khofifah Indar Parawansa meresmikan secara langsung Gedung Gus Dur di Rumah Sakit Umum atau RSU Muslimat Ponorogo pada Minggu (29/3/2026).
Peresmian ini membuktikan peta jalan penguatan layanan kesehatan berbasis organisasi kemasyarakatan di Jawa Timur yang kembali menorehkan capaian penting.
Acara Grand Opening ini menjadi istimewa karena dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan petinggi Nahdlatul Ulama.
Tampak hadir Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul), serta Rais 'Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.
Kehadiran jajaran Forkopimda Ponorogo dan Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita turut melengkapi khidmatnya prosesi peresmian.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan bahwa penamaan 'Gus Dur' pada gedung baru ini bukan sekadar simbolisme, melainkan representasi dari semangat inklusivitas dan kemanusiaan yang menjadi warisan sang Presiden RI ke-4.
"Gedung ini harus menjadi representasi nilai-nilai perjuangan Gus Dur dalam melayani masyarakat tanpa sekat," ujar Khofifah.
"RSU Muslimat memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa kualitas layanan kesehatan di Ponorogo terus meningkat, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah," sambungnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara rumah sakit milik organisasi kemasyarakatan dengan program pemerintah provinsi sangat krusial untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta penanganan stunting di wilayah Jawa Timur bagian barat.
Senada dengan Khofifah, Menteri PPPA RI Arifatul Choiri Fauzi memberikan apresiasi tinggi terhadap ekspansi fasilitas kesehatan yang digerakkan oleh Muslimat NU ini.
Ia menyoroti pentingnya fasilitas kesehatan yang ramah perempuan dan anak. Pihaknya berharap Gedung Gus Dur ini juga mengedepankan pelayanan yang responsif gender.
"Keberadaan RSU Muslimat harus menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi perempuan dan anak-anak di Ponorogo, sehingga mereka merasa aman dan nyaman saat mengakses layanan medis," tutur Arifatul Choiri Fauzi.
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan Pemerintah Provinsi dan Pusat terhadap pembangunan infrastruktur kesehatan di Bumi Reog.
Menurutnya, penambahan kapasitas melalui Gedung Gus Dur ini akan sangat membantu mengurangi beban antrean pasien di RSUD milik pemerintah daerah.
Acara ditutup dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah dan pemotongan pita didampingi oleh Rais 'Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, menandai secara resmi operasional gedung baru yang dilengkapi dengan fasilitas medis modern tersebut. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

