Satu Jembatan di Ponorogo Ambrol, Dua Pemotor Terperosok saat Melintas
Jembatan Depok penghubung Desa Koripan–Bekare di Bungkal Ponorogo ambrol akibat hujan deras, dua pemotor jatuh ke sungai dan luka, akses warga kini harus memutar 5 km.
PONOROGO – Akses utama yang menghubungkan Desa Koripan dan Desa Bekare Kecamatan Bungkal Ponorogo putus setelah jembatan Depok, penghubung desa tersebut ambrol pada Kamis (5/2/2026) dini hari. Insiden ini mengakibatkan dua pengendara sepeda motor terperosok karena kondisi jalan yang gelap.
Peristiwa nahas tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Hujan deras yang mengguyur wilayah Bungkal sejak malam sebelumnya diduga menjadi penyebab utama terkikisnya fondasi jembatan hingga ambrol sepenuhnya.
Dua korban yang tengah melintas, yakni Sri Winih (48) dan Ani Wijayanti (28), mengalami luka, dan menjalani perawatan intensif di RSU Aisyah Ponorogo.
Isbun(45), salah satu warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian, mengaku mendengar suara dentuman keras,
"Suaranya seperti ledakan, mak jleger. Pas saya cek keluar dengan lampu senter, ternyata jembatan sudah ambrol. Saya dengar ada suara ada orang minta tolong dari bawah (sungai), ternyata dua orang sudah di bawah bersama motornya," ujarnya.
Warga segera melakukan evakuasi mandiri dengan peralatan seadanya sebelum petugas dari BPBD Ponorogo tiba di lokasi. Beruntung, kedua korban selamat namun harus dilarikan ke rumah sakit.
Akibat ambrolnya jembatan Depok tersebut, mobilitas warga di seputaran Desa Koripan dan Desa Bekare Kecamatan Bungkal, kini terganggu. Warga yang ingin menuju pusat Kecamatan Bungkal harus memutar arah sejauh 5 kilometer melalui jalur alternatif.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


