Ribuan Jemaah Banjiri Masjid Tegalsari Ponorogo, Jemput Keberkahan Akhir Ramadan
TIMES Ponorogo/Ribuan jemaah padati masjid Tegalsari hingga pelataran masjid demi menjemput keberkahan Ramadan (Foto: Marhaban/TIMES Indonesia)

Ribuan Jemaah Banjiri Masjid Tegalsari Ponorogo, Jemput Keberkahan Akhir Ramadan

Gema zikir memecah kesunyian malam di Desa Tegalsari, Jetis, Kabupaten Ponorogo. Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, Masjid Tegalsari yang legendaris kembali menjadi magnet spiritual bagi ribuan umat Islam dari berbagai daerah.

TIMES Ponorogo,Jumat 13 Maret 2026, 10:28 WIB
325
M
M. Marhaban

PONOROGOGema zikir memecah kesunyian malam di Desa Tegalsari, Jetis, Kabupaten Ponorogo. Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, Masjid Tegalsari yang legendaris kembali menjadi magnet spiritual bagi ribuan umat Islam dari berbagai daerah.

​Pantauan di lapangan malam 23 Ramadan,  arus jemaah mulai memadati area masjid sejak pukul 22.00 WIB. 

Tak hanya ruang utama masjid peninggalan Kyai Ageng Muhammad Besari yang penuh sesak, namun serambi hingga pelataran luar pun dipadati jemaah yang menggelar sajadah di bawah langit malam.

​Ritual Ibadah yang Syahdu

​Puncak kekhusyukan terasa saat memasuki dini hari. 

Ribuan jemaah melaksanakan salat lail secara berjemaah. Suasana kian hening saat doa-doa dipanjatkan, hanya terdengar isak sapa jemaah yang terhanyut dalam permohonan ampunan. 

Banyak dari mereka yang sengaja datang dari luar kota, seperti Madiun, Trenggalek, hingga Wonogiri, demi mengejar keutamaan malam ganjil di tempat bersejarah ini.

article

​Sesepuh Masjid Tegalsari, Kunto Purnomo, kepada TIMES Indonesia menjelaskan bahwa fenomena membeludaknya jemaah ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sebuah bentuk kerinduan batin akan ketenangan dan keberkahan.

Menurutnya, yang dicari para jemaah di sini bukan sekadar keramaian, melainkan 'ketukan pintu' langit, terutama di malam-malam ganjil,

"Mereka berharap bisa mendapatkan Lailatul Qadar di tempat yang memiliki rekam jejak perjuangan para ulama besar terdahulu," ujar Kunto Purnomo, usai kegiatan iktikaf, Jumat (13/6/2026) dini hari.

Ia pun menambahkan bahwa atmosfer di Tegalsari memang dirasakan berbeda oleh banyak orang. "Masjid ini adalah tempat mujahadah.

Mereka datang untuk 'ninihi' atau meniti jejak spiritual, membersihkan hati, dan berharap keberkahan hidup yang berlipat ganda dari Allah SWT di bulan Ramadan yang suci ini," tukasnya.

Masjid Tegalsari akan dipenuhi jemaah untuk melakukan qiyamullail pada malam 25 Ramadan, puncaknya diprediksi malam 27 Ramadan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:M. Marhaban
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Ponorogo, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.