Siti Robiah, Jemaah Haji Tertua Ponorogo 2026: Buah Kesabaran Menanti Sejak 2020
Siti Robiah jemaah haji tertua asal Ponorogo. (FOTO: Dinar for TIMES Indonesia)

Siti Robiah, Jemaah Haji Tertua Ponorogo 2026: Buah Kesabaran Menanti Sejak 2020

Siti Robiah, CJH tertua Ponorogo, akhirnya berangkat haji 2026 setelah menunggu 6 tahun. Perjalanan ini jadi wujud janji spiritual dan semangat ibadah di usia senja.

TIMES Ponorogo,Jumat 10 April 2026, 07:47 WIB
409
M
M. Marhaban

PONOROGODi balik kerutan wajahnya yang menyimpan sejuta cerita, terpancar rona kebahagiaan yang sulit disembunyikan oleh Siti Robiah. Di usianya yang menginjak 91 tahun, warga Dukuh Jatisari, Desa Prajegan, Kecamatan Sukorejo  ini tercatat sebagai calon jemaah haji (CJH) tertua dari Kabupaten Ponorogo yang akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026.
​Bagi Siti Robiah, keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan penuntasan janji spiritual yang telah ia pupuk selama enam tahun.

​Langkah kaki Siti Robiah mungkin tak lagi secepat dulu, namun semangatnya untuk menyempurnakan rukun Islam kelima tetap membara. Ia menceritakan bahwa niat suci ini pertama kali ia wujudkan secara administratif pada tahun 2020.
​"Saya mendaftar sejak tahun 2020. Saat itu niat saya hanya satu, ingin melihat Ka'bah sebelum dipanggil Yang Maha Kuasa. Alhamdulillah, meski menunggu enam tahun dan sempat terhalang berbagai hal, tahun ini  saya bisa berangkat," ujar Siti Robiah, Kamis (9/4/2026), dengan suara yang bergetar penuh syukur.

​Selama masa penantian, Siti Robiah menjaga kesehatannya dengan aktivitas ringan di desa. Baginya, setiap hari adalah doa agar fisiknya tetap kuat hingga hari keberangkatan tiba.

​Meski menjadi jemaah tertua, Siti Robiah tidak menunjukkan rasa khawatir. Baginya, panggilan haji adalah soal panggilan hati, bukan sekadar hitungan angka usia. Ia mengaku sudah menyiapkan mental dan fisik untuk menghadapi cuaca di Arab Saudi.
​"Perjalanan hidup saya panjang, sudah banyak asam garam yang saya rasakan di Prajegan. Haji ini adalah puncak dari perjuangan hidup saya. Saya tidak takut, saya pasrahkan semuanya kepada Allah," imbuhnya.

Sementara itu, Binti Masrutoh, cucu dari Siti Robiah, menjelaskan saat mendaftar haji tahun 2020, sempat terkendala sidik jari. "Karena jari mbah saya ini bengkok. Sidik jari baru bisa direkam sekitar satu jam kemudian," kata Binti Masruroh.

Ia pun mengaku bersyukur, karena sang nenek masuk kategori prioritas lanjut usia untuk berangkat haji tahun ini.

​Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Ponorogo, Marjuni,  mengonfirmasi bahwa Siti Robiah merupakan inspirasi bagi jemaah lainnya. Meskipun masuk kategori lansia prioritas, Siti Robiah dikenal mandiri dan sangat antusias mengikuti setiap tahapan manasik haji.
​Keberangkatan Siti Robiah menjadi pengingat bagi masyarakat luas bahwa niat yang kuat akan selalu menemukan jalannya, tak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengantre.

Siti Robiah dijadwalkan berangkat ke Tanah suci pada 26 April 2026. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:M. Marhaban
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Ponorogo, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.