TIMES PONOROGO, MALANG – Peta persaingan kompetisi bola voli profesional kasta tertinggi tanah air, Proliga 2026, diprediksi bakal berlangsung sengit. Namun, sorotan utama tetap tertuju pada bintang Timnas Voli Putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi. Pemain yang akrab disapa "Megatron" ini menegaskan komitmennya untuk membawa Jakarta Pertamina Enduro (JPE) naik ke podium tertinggi.
Meski menyadari tantangan musim ini tergolong berat dengan munculnya kekuatan-kekuatan baru, Megawati tetap mematok target maksimal. Baginya, JPE memiliki mentalitas pemenang yang sudah teruji untuk tetap menjadi yang terbaik di kancah profesional Indonesia.
Kehadiran Megawati di skuad JPE selain sebagai motor serangan, ia mengemban misi besar untuk membuktikan bahwa konsistensi timnya belum luntur. Megawati meyakini bahwa kerja keras kolektif akan menjadi kunci utama dalam menghadapi tekanan jadwal dan lawan-lawan tangguh.
Kepada TIMES Indonesia, Megawati mengungkapkan bahwa motivasinya musim ini berlipat ganda. Ia ingin memberikan pembuktian bahwa Jakarta Pertamina Enduro masih merupakan kekuatan dominan yang sulit digoyahkan.
Saat ditemui di sela-sela jumpa pers, Rabu (4/2/2026) di Malang, pemain asal Jember ini membagikan pandangannya terkait peluang tim di musim 2026.
"Saya sangat yakin dengan potensi yang dimiliki rekan-rekan setim tahun ini. Walaupun orang bilang jalannya akan berat, saya ingin membuktikan kalau Jakarta Pertamina Enduro masih yang terbaik. Kami tidak hanya ingin sekadar bersaing, tapi kami punya target kuat untuk mempertahankan juara Proliga 2026," ujar Megawati dengan nada optimistis.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan suporter menjadi energi tambahan bagi tim di lapangan. "Chemistry tim terus membaik setiap harinya. Kami siap bekerja keras demi hasil terbaik bagi klub dan para pendukung setia kami," imbuhnya.
Performa Megawati memang selalu menjadi magnet bagi pecinta voli nasional. Setelah sukses berkarier di luar negeri, kembalinya ia ke Proliga membawa standar permainan yang lebih tinggi. JPE sendiri terus melakukan pembenahan strategi untuk memastikan setiap lini siap menghadapi gempuran lawan.
Akankah determinasi sang Megatron mampu mewujudkan impian JPE untuk kembali mengangkat trofi? Publik voli Indonesia tentu sudah tidak sabar menantikan aksi-aksi smes kerasnya di lapangan. (*)
| Pewarta | : M. Marhaban |
| Editor | : Hendarmono Al Sidarto |