https://ponorogo.times.co.id/
Berita

Cak Thoriq Minta Wacana Pilkada Melalui DPRD Tak Berlarut Jadi Polemik

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:24
Ketua IKA PMII Jatim Minta Wacana Pilkada Melalui DPRD Tak Berlarut Jadi Polemik Ketua IKA PMII Jatim Thoriqul Haq atau Cak Thoriq saat ditemui di Ponorogo. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

TIMES PONOROGO, PONOROGO – Ketua Ikatan Alumni PMII Jawa Timur (IKA PMII Jatim) Thoriqul Haq menilai wacana pemilihan kepala daerah atau pilkada melalui DPRD tidak boleh dibiarkan menjadi polemik berkepanjangan.

Menurutnya, ketika isu tersebut sudah menyentuh kepentingan politik nasional, semua pihak perlu mencari titik temu.

Pernyataan itu disampaikan Thoriqul Haq yang akrab disapa Cak Thoriq saat ditemui Minggu (18/1/2026) di sela kegiatan Sunmori Movement IKA PMII se-Mataraman, Blitar Raya, dan Malang Raya di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo.

Cak Thoriq mengatakan, secara prinsip mekanisme pilkada merupakan ranah partai politik. Namun, ketika wacana tersebut berdampak luas terhadap sistem demokrasi, dialog yang lebih terbuka menjadi kebutuhan.

“Kalau pilkada dipilih DPRD itu urusan partai. Tapi ketika sudah menyangkut kepentingan politik nasional, harus ada titik temu,” ujarnya.

Ia menegaskan perbedaan pandangan antara partai politik dan publik tidak semestinya dibiarkan berlarut-larut. Justru, seluruh argumen perlu dipertemukan agar tidak berubah menjadi konflik opini yang tak berujung.

Menurut Cak Thoriq, opsi jalan tengah sangat terbuka. Mulai dari simulasi kebijakan, penerapan pilkada tidak langsung di level tertentu, hingga tetap mempertahankan pemilihan langsung di kabupaten dan kota.

“Pilihan titik temu itu banyak. Bisa disimulasi, bisa provinsi dipilih DPRD, kabupaten tetap langsung. Semua punya argumen,” katanya.

Mantan Bupati Lumajang itu menilai baik partai politik maupun publik sama-sama memiliki dasar pemikiran yang rasional. Karena itu, demokrasi seharusnya diarahkan untuk mempertemukan ide, bukan memperlebar jurang perbedaan.

“Prinsip saya mempertemukan ide. Pendapat harus bergulir. Publik tetap harus bersuara,” tegasnya.

Di luar isu pilkada, Cak Thoriq juga menyinggung dinamika kader dan alumni PMII di Jawa Timur. Ia menyebut, kontribusi alumni PMII kini tidak hanya terlihat di politik, tetapi juga di sektor profesional, akademik, usaha, hingga teknokrasi.

“Peluang kader PMII sekarang sangat dinamis. Banyak alumni bergerak di berbagai bidang strategis,” ujarnya.

Sementara itu, kegiatan Sunmori Movement di Telaga Ngebel disebutnya murni sebagai ajang silaturahmi alumni lintas angkatan. Tidak ada agenda politik praktis maupun pembahasan strategis tertentu. “Ini inisiatif teman-teman cabang. Kumpul alumni, ngobrol ringan, bahagia saja,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan alumni PMII dari berbagai daerah di Jawa Timur, dengan agenda touring bersama, ramah tamah, dan diskusi santai di Ponorogo. (*)

Pewarta : Yusuf Arifai
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Ponorogo just now

Welcome to TIMES Ponorogo

TIMES Ponorogo is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.