Jelang Lebaran, Gurihnya Bisnis Kue Kering di Ponorogo Mulai Terasa
Aroma mentega dan manisnya selai nanas mulai menyeruak dari sudut-sudut rumah produksi kue kering di Kabupaten Ponorogo.
PONOROGO – Aroma mentega dan manisnya selai nanas mulai menyeruak dari sudut-sudut rumah produksi kue kering di Kabupaten Ponorogo.
Mendekati perayaan Idul Fitri 1447 H, geliat industri rumahan (IRT) camilan khas Lebaran ini terpantau meningkat drastis.
Salah satu pelaku usaha yang tengah memanen berkah adalah Anita Rahmania, pemilik industri kue kering rumahan di Ponorogo. Sejak awal Ramadan, dapur produksinya tak pernah berhenti mengepul demi memenuhi pesanan yang terus mengalir.
Nastar Tetap Jadi Primadona
Meski tren kuliner terus berganti, Anita mengungkapkan bahwa Nastar tetap menduduki kasta tertinggi dalam daftar pesanan pelanggan. Teksturnya yang lembut dengan isian selai nanas yang segar membuatnya menjadi suguhan wajib di meja tamu.
Selain nastar, Anita juga memproduksi berbagai varian lain seperti Kastengel keju yang renyah, Putri Salju, hingga kue kacang tradisional.

"Tahun ini antusiasmenya luar biasa. Pesanan tidak hanya datang dari tetangga sekitar atau warga Ponorogo saja, tapi sudah merambah ke luar kota melalui pemesanan online," ujar Anita Rahmania saat ditemui TIMES Indonesia, Kamis (26/2/2026).
Kualitas Premium, Harga Membumi
Di tengah fluktuasi harga bahan baku di pasar, Anita tetap berkomitmen menjaga aksesibilitas produknya. Ia mematok harga yang kompetitif sehingga dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat, mulai dari paket ekonomis hingga toples premium.
"Prinsip saya, yang penting semua bisa menikmati kue enak di hari raya. Jadi, harga tetap saya buat terjangkau tanpa mengurangi kualitas rasa dan bahan," tambahnya.
Kini, dengan dibantu beberapa tenaga kerja tambahan, Anita fokus menyelesaikan target produksi sebelum memasuki masa mudik lebaran, guna memastikan semua pesanan sampai ke tangan pelanggan tepat waktu. "Kami juga membatasi pesanan hingga H-7 Idul Fitri, karena pesanan sangat banyak," katanya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




